Review Thailand Series : Bad Genius The Series (2020)

By dkssltk - Jumat, 30 Oktober 2020

      Sumpah cuy ini postingan dah lama banget bertengger di draft blog gue. Udah dari waktu seriesnya tayang alias sekitar bulan agustus deh kalo gak salah? Tapi akhirnya gue kelarin juga hari ini! Anyway! Hari ini gue kembali membawa sebuah postingan baru yang mana sesuai judul, gue akan membahas series terbaru GDH yang berjudul Bad Genius The Series! Judulnya kek familiar gitu gak sih? yap bener banget karena series ini merupakan remake dari film GDH tahun 2017 dengan judul yang sama. Film Bad Genius ini sendiri sebelumnya udah sukses mendapatkan pengakuan dari 20 negara. Emang sebagus itu woy filmnya, tuh. Kalian yang belum nonton filmnya fix rugi banget, sih. Tanpa banyak cing cong langsung klik read more aja ya!

Sebelumnya gue bakal bahas versi filmnya dulu ya. Bad Genius (ฉลาด เกมส์ โกง) adalah film bergenre thriller asal Thailand tahun 2017 yang diproduksi oleh Jor Kwang Films dan didistribusikan oleh GDH 559. Film ini disutradarai oleh Nattawut Poonpiriya serta dibintangi oleh Aokbab, Nonkul, Jamy James, dan Oom Eisaya. Para pemeran utama film ini relatif tidak berpengalaman karena tidak ada satu pun dari 4 aktor muda ini pernah berperan sebagai peran utama dalam film layar lebar sebelum tahun 2017. Bahkan aktris utama Chutimon Chuengcharoensukying (Aokbab) sendiri adalah seorang model yang membuat peran Lyn merupakan debutnya sebagai aktris. 


        Film ini mengisahkan tentang Lyn, seorang siswa SMA jenius yang menghasilkan uang dengan cara membagikan kunji jawabannya saat ujian. Kemudian ia melebarkan skala kecurangannya yang membuatnya harus menginjakkan kaki di Sydney, Australia. Untuk menyelesaikan tugas jutaan Baht, Lyn bersama dengan Bank, harus menyelesaikan ujian STIC (SAT) internasional dan memberikan jawabannya ke Grace dan Pat yang sudah standby di Thailand sebelum ujian dilakukan di negara asalnya. 

Sebagian besar syuting berlangsung di Thailand, sementara sekitar 30% berlangsung di Sydney, Australia. Bad Genius ditayangkan secara perdana di Thailand pada 3 Mei 2017. Pada akhir pemutaran teaternya pada 14 Juni, Bad Genius telah menghasilkan 112,15 juta baht ($ 3,3 juta), menjadikannya sebagai film Thailand dengan pendapatan tertinggi pada tahun 2017. Film ini juga telah memenangkan berbagai penghargaan di kancah internasional. 



        Komentar gue buat filmnya sendiri tuh... gila sih, keren banget anjir? Kek, awalnya gue tuh ragu kan ya. Pas baca genrenya tuh langsung kaya, 'Gak salah nih genrenya thriller?' GITU WOY. Pas gue selesai nontonnya baru gue menyadari kalau film kaya gini, film yang ketegangannya cuman diambil dari 'seberapa takutnya lo ketauan nyontek' pun bisa dijadiin film yang bikin tegang banget anjir demi apapun. Gue orangnya gak hobi nonton film sebenernya, tapi bagi gue film ini ditonton berkali-kali pun gak bakal bosen, ketegangannya tetep sama.
    

GDH sendiri telah mengumumkan rencana pembuatan film ini menjadi serial TV dari tahun 2019 dan akan disiarkan pada tahun 2020 di Thailand. Tapi bagi kalian penggemar berat versi filmnya, mungkin kalian akan merasa kecewa karena untuk versi series, castnya tidak sama seperti versi film. Serial ini akan dibintangi Plearnpichaya Komalarajun (June), Jinjett Wattanasin (Jaonaay), Sawanya Paisarnpayak (Nana) dan Paris Intarakomalyasut (Ice) yang akan disutradarai oleh Pat Boonnitipat. Yuk langsung aja tonton official trailer Bad Genius The Series di bawah ini :


 OFFICIAL TRAILER 


Native Title: ฉลาดเกมส์โกง
Also Known As: Bad Genius: The Series
Genres: School, Drama
Country: Thailand
Episodes: 12
Aired: August 3, 2020 — September 9, 2020


      GDH udah bekerja sama dengan WeTV untuk mendistribusikan Bad Genius The Series. Bad Genius telah tayang secara online exclusive di Thailand dan 3 area layanan WeTv lainnya, termasuk Indonesia, Vietnam, dan China (Taiwan). Selain itu Bad Genius juga ditayangkan di Iflix Indonesia.  

Series ini telah ditayangkan pada tanggal 3 Agustus 2020 kemarin yaitu setiap Senin-Selasa di Channel One31 pukul 20:15. Siaran ulangnya langsung dapat diakses melalui aplikasi WeTV pada pukul 21.00 WIB (GMT + 7) pada hari yang sama. Jadi buat kalian yang mau nonton seriesnya, gue harap kalian nonton secara official lewat WeTv atau Iflix ya guys. Lagian gampang  dan gratis kok, tinggal download appnya aja di google playstore. Kalau mau nonton dari web WeTv tanpa harus ngedwnload app-nya juga bisa, langsung "Click Here" aja ya geng~



 CAST

Plearnpichaya Komalarajun (Juné) as LIN

Jinjett Wattanasin (Jaonaay) as BANK

Sawanya Paisarnpayak (Nana) as GRACE
Nana IG "Click Here"

Paris Intarakomalyasut (Ice Paris) as PAT

Um Apasiri as School Director (Ponthip)

Saksit Tangthong as Lin's Father (Vit)

Organ Rasee as Lin's Mother

Ratchanok Sangchuto as Mon (Bank's Mother)

Willie Ruengeit as Pat's Father (Ake)

Wattanajinda Sirapan as P' Music

Nont Sadanont as Tong

Junior Panachai as Third

Tonhon Tantivejakul as Ping
Paris IG "Click Here"



 WHAT'S NEW IN THIS VERSION? 
 

       Pertama, seperti yang gue bahas di awal, sutradara yang ngehandle versi adaptasi tentunya berbeda dengan versi film. Kalau sebelumnya adalah Nattawut Poonpiriya, nah sekarang untuk versi adaptasi serialnya disutradarai oleh Pat Boonnitipat. P' Pat ini sendiri sebelumnya udah nge-direct Project S The Series: Skate Our Soul (SOS). Sebelumnya gue udah pernah ngereview series ini dan gue suka banget demi apapun. Apalagi cinematography-nya woy sumpah bagus banget demi. Kalo kalian kepo tentang series ini bisa langsung baca aja reviewan gue disini "Click Here". Buat SOS ini sendiri berceritakan tentang seorang anak SMA yang menderita depresi. Jadi buat kalian yang mentalnya lagi gak baik, gue saranin jangan ditonton dulu ya takutnya bisa ketrigger. Gue suka banget sama SOS makanya pas tau kalo versi adaptasinya di-handle sama P' Pat fix lah cuy, ekspektasi gue jadi tinggi banget. So far, kalau diliat dari trailernya doang nih, cinematography-nya bagus banget gak sih? Rasanya kek nonton film aja gitu kualitasnya. Emang bener lah ya, produksi GDH tuh gak bisa dipandang sebelah mata.


1. New Main Cast


LIN
Lin diperankan oleh Juné yang sebelumnya merupakan anggota member senbatsu di BNK 48. P' Pat mengatakan bahwa membutuhkan waktu lama baginya untuk mendapatkan aktris yang tepat untuk memerankan peran Lin karena di versi film, Aokbab memerankannya dengan sangat baik. Gue setuju banget karena Aokbab di versi film tuh emang iconic banget, emang susah kalo mau dicari penggantinya. Sejujurnya yang P'Pat suka dari June adalah ia orangnya suka memberontak, maka P'Pat merasakan bahwa karakter yang dimiliki June sangat menggambarkan Lin. Ia sudah pernah berakting sebagai Tawan di series berjudul One Year 365. Dari series One Year 365 sendiri, ia telah mendapatkan penghargaan sebagai Best Newcomer Actress di 2nd Asia Contents Awards yang baru saja diadakan tanggal 25 Oktober kemarin. 


BANK
Bank diperankan oleh Jaonaay yang merupakan seorang penyanyi dan sama sekali belum pernah acting sebelumnya. Berbeda dengan main cast lainnya, Bad Genius The series benar-benar merupakan series pertamanya atau bisa disebut dengan series debutnya sebagai aktor. Bahkan P' Pat bilang sendiri bahwa pada awalnya ia tidak yakin apakah Jaonaay bisa akting atau tidak. Tapi ternyata saat audisi, Jaonaay berhasil dan mampu menampilkan karismanya tersendiri yang tentunya tak dimiliki oleh orang lain. Jaonaay sendiri merupakan anak pertama dari aktris Pin Kejmanee and penyanyi Jetrin Wattanasin (J Jetrin). Kalo kalian nonton In Family We Trust, ibunya ini merupakan pemeran karakter ibu Vegas dan Macao di series tersebut. 


GRACE
Kalau untuk Nana, skill acting-nya gak usah diragukan lagi lah ya. Nana tuh emang jago banget gilasih menurut gue kek udah mudah banget dia tuh actingnya, natural banget. P'Pat bilang cara ia memerankan Grace akan sangat berbeda dari versi filmnya. Nana sendiri sebelumnya sudah pernah berperan sebagai Meimei di series berjudul 'In Family We Trust' (2018). Tau sendiri kan ya peran doi ngeselin banget di situ yaallah, emang cocok banget ngedrama. Pada bulan juli kemarin Nana juga baru aja ngerilis single berjudul 'A Dolphin Isn't A Fish' dengan Ryu Vachirawich sebagai model MV-nya.


PAT
P'Pat sudah kenal dengan Ice sejak ia menyutradarai Project S: SOS. Saat shooting SOS dulu P' Pat inget banget kalo dulu Ice hobi banget nanya-nanya, maka dari itu P'Pat ingin melihat bagaimana bila Ice memerankan karakter Pat. Ia merasa Ice sangat karismatik. Gue sendiri baru tau kalo ternyata di SOS ada Ice Paris anjir wkwk, kek emang dikit gitu doi munculnya. Sebelumnya bersama dengan Pearwah, Paris pernah mengisi soundtrack untuk series 'My Ambulance' berjudul 'Love Siren' yang  telah memenangkan best song di Line TV Awards 2020. Selain itu ia juga pernah berperan sebagai Chi di series berjudul 'In Family We Trust' (2018). Sama seperti Juné, Paris juga mendapatkan penghargaan sebagai Best Newcomer Actor di 2nd Asia Contents Awards. Penghargaan tersebut ia dapatkan atas actingnya di series 'In Family We Trust'.


2. Different Ending


Tentunya versi series gak sepenuhnya punya cerita yang sama persis dengan film. P' Pat mengatakan bahwa tidak peduli sebagus apapun penampilan luar yang ditampilkan, setiap karakter pasti memiliki kelemahan yang tersembunyi. Maka dari itu di versi series ini akan ditambahkan lebih banyak problem baik dalam hubungan percintaan, pertemanan, maupun kekeluargaan yang lebih intens dan lebih dalam. Di series ini Lin juga menggunakan metode baru dalam membagikan jawabannya saat ujian sesuai yang ia katakan di official trailer. Jenius banget sih nyontek pake jam bener-bener gak kepikiran banget bisa diubah jadi kek gitu. Dan bagian yang terpenting adalah ENDINGNYA BERBEDA dengan versi film. P' Pat telah menjamin bahwa versi adaptasi akan berbeda dalam berbagai bentuk.


3. New Character


Di samping itu, series ini menambahkan karakter baru yaitu Wan (Ibu Lin) dan P' Music (Tutor). Seinget gue, waktu nonton versi filmnya, karakter ibu Lin tuh dibuat udah meninggal gitu makanya Lin hanya hidup berdua sama ayahnya. Nah, untuk versi series ini, Ibu Lin dibuat masih hidup tetapi bedanya ia berpisah dengan Lin karena ia ingin melanjutkan studinya ke Australia dan memulai keluarga baru. Karakter baru yang lainnya adalah P' Music, seorang tutor misterius dan licik. Gue gak tau banyak tentang karakternya karena beneran baru banget, di versi film gak ada sama sekali. Tapi kalo diliat dari character highlightnya, yang udah dirilis sama GDH di official youtube mereka, nantinya ia akan menawarkan Lin dan Bank sebagai joki untuk ujian.


4. More Detailed Story


Series tentunya memiliki total durasi yang lebih panjang dibandingkan film sehingga detail dari masing-masing karakter bisa di-explore lebih dalam lagi. Pastinya kita akan diajak untuk mengenal lebih jauh tentang hubungan yang dimiliki tiap-tiap karakternya, salah satunya adalah hubungan antara Bank dan Lin. Kalo di versi film kayanya gak ada bau-bau romance di antara Bank dan Lin gak sih? Apa guenya aja yang gak ngerasa ya. Nah, di sini Lin kek naksir duluan gitu sama Bank. Lin fell first, but Bank fell harder. Sumpah scene Bank latihan buat nembak Lin di wc itu gemes banget. Terus juga kalo Bank lagi salting tiap bareng Lin, dia bakal ngerjap-ngerjapin matanya gitu, perhatiin deh. Tapi sayang scene itu jadi hanya angan-angan aja karena ada scene loker. Scene loker bikin deg-degan parah gila gak ngerti lagi. Kalo gue jadi Bank bakal sama kek dia sih, bakal kecewa berat sama Lin. "Sepandai-pandai tupai melompat pasti akan jatuh juga."



Buat Pat dan Grace, sebenernya gue gak pula suka sama couple ini sih soalnya kek bucin banget gitu wkwk. Tapi sebenernya mereka lucu juga sih. Pat sama Grace sama-sama ngelakuin kesalahan tapi mang dasaran bucin dan terlanjur cinta, ujung-ujungnya tetep aja maaf-maafan. Scene yang gue paling inget ya scene yang Pat nyewa papan iklan di jalan cuman buat ngucapin anniversary ke Grace. Gila skalanya cuy, orang kaya mah bebas😂Nanti bakalan ada konflik antara mereka berdua yang melibatkan Tong (Sada). Gue salut sama acting Sada di sini soalnya culunnya dapet banget. Gue sampe pangling soalnya nonton dia di 'Dew The Movie' kek keren-keren gitu gayanya lah di sini malah dibikin jadi kebanting banget. Tapi walaupun gitu diam-diam menghanyutkan karakter Tong ini, gak nyangka gue. Scene dia makan ceri itu gila sih, punya makna tersendiri ternyata. Scene itu memakai slang 'Pop the cherry' yang mana memiliki arti untuk mengambil keperawanan seseorang.




Versi series memberikan porsi yang rata antara heist dan konflik masing-masing karakter. Di series bakal diliatin segimana keras ayahnya Pat menekan Pat buat masuk ke universitas yang sama dengannya. Gengsi aja yang dipikirin, padahal anaknya sama sekali gak sanggup ngelakuinnya. Gue suka banget sama acting Om Willie di sini, bukan bapak gue tapi gue jadi ikutan takut tiap liat doi marahin Pat. Tipikal bapak-bapak yang strict banget sama anaknya. Kalo lo nonton WhyRU gak bakal asing lagi sama mukanya soalnya doi di sana jadi bapaknya Fighter. Perannya sama aja, gak ada bedanya. 

Pat hidup serba mewah dan serba enak.  Beda banget sama Bank yang serba susah. Dia dah mulai deket sama Bank tapi akhirnya gagal setelah Bank tau kalau yang ngacak-ngacak toko laundry-nya itu orang-orang suruhan Pat. Hal tersebut sampai-sampai membuat ibunya Bank harus dirawat di rumah sakit yang membuat Bank dendam banget sama Pat gara-gara itu. Sejak saat itu pikirannya cuman duit doang. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat yang ber-privilege lah ya pokoknya.



Gue pribadi suka banget sama episode Grace pas main drama bareng anak-anak di klub dramanya. Masih sama kek di film, Grace di sini juga butuh nilai gede dengan tujuan agar ia bisa masuk ke klub drama sekolahnya. Ternyata ada Claudine juga di series ini yang gue kira bakal jadi anak baik-baik tapi ternyata tebakan gue salah dong wkwk. Gue suka episode ini soalnya gue suka aja gitu liat acting Nana jadi drama queen. Gila sih emang cocok banget Nana dapet peran ginian. Mukanya terlalu innocent yang ngebikin orang jadi pada gak tegaan sama dia. Eh tau-tau dia malah nusuk dari belakang dong. 


Gue suka banget sama pengambilan gambar bagian yang ini. Episode ini tuh bener-bener nunjukin kalo dalang dari semua ini tuh Grace. Lampu sorot yang menyorot Grace menunjukkan kalo Grace adalah pemeran utama dari drama yang sudah dia buat sendiri. Pada akhirnya ia mendapatkan spotlight walaupun spotlight tersebut bukanlah hal yang selama ini telah ia harapkan.


5. One More Heist


Di series ini juga dimasukkan heist STIC, sama seperti di film tetapi tentunya ada beberapa perubahan yang ditambahkan. Situasi yang gak sesuai dengan ekspektasi membuat Lin bener-bener harus muter otak supaya rencana mereka dapat berhasil.  Kalau di film cuman sekali heist, nah versi series ada heist kedua yang tentunya gak kalah menegangkan dari heist pertama.


Akan ada plot twist dibalik kenapa nantinya mereka melakukan heist kedua ini. Selain itu heist ini bakal 2x lebih menegangkan dari yang pertama sebab kali ini lebih risky dari yang sebelumnya. Heist kedua dipimpin oleh Bank, bukan dipimpin oleh Lin seperti yang pertama. Kalo cara Lin, kalo sesuatu udah gak memungkinkan ya doi bakal batalin rencana itu. Beda sama Bank yang bener-bener ngotot anjir sekali A ya harus A alias batu banget jadi orang allahuakbar. Bikin frustasi banget gila nontonnya kek bener-bener walaupun semuanya udah lo rencanain sesempurna mungkin tuh pasti tetep aja ada celahnya. Di heist kedua ini kalian bakal nyumpah-nyumpahin Bank sih asli ngeselin banget dia, egois banget. 



Karakter Uncle Chai disini juga menambah suasana tegang selama heist kedua berlangsung. Tiap Uncle Chai dateng tuh bikin spot jantung gila dah kek apa aja rasanya. Kita cuman penonton tapi rasanya kek seakan-akan kita tuh bagian dari heist tersebut gitu loh. Sama-sama takut ketauan. Heist kedua berhasil bikin perasaan campur aduk banget. Rasanya kek misal mereka mampus ya kita ikutan mampus juga.



 ORIGINAL SOUNDTRACK

O1. VIOLETTE WAUTIER, PARIS - Follow Me


Soundtrack pertama yang akan mengisi series ini berjudul Follow Me yang dinyakikan oleh Violette Wautier dan Ice Paris (Pemeran Pat). Soundtrack ini adalah ost opening yang diputar di setiap awal episode Bad Genius The Series.


O2. JAONAAY - โกงรักไม่ได้ 


Jaonaay, pemeran Bank, juga ikut menyumbangkan suaranya dalam mengisi soundtrack dari series ini. Saat konferensi pers Bad Genius The Series kemarin sebenarnya Jaonaay telah menyanyikan lagu tersebut hanya saja saat itu lagunya belum dirilis secara resmi.


O3. NaNa - กว่าจะรัก 


Paris udah, Jaonaay udah, kali ini Nana juga ikut mengisi soundtrack dari series ini. Lagu ini adalah lagu yang Grace nyanyikan saat ia pertama kali berkenalan dengan Lin. Gue pikir versi studionya gak bakal dirilis soalnya ini tuh bukan lagu original melainkan lagu cover gitu. 



Karena masih banyak banget yang belum menonton versi filmnya. Maka kalian kudu banget nonton filmnya buat ngeliat aspek-aspek bagus apa aja yang ada di film, karena di series ini pada dasarnya hanya sebagai penambahan dari yang sudah ada di film.



Oke deh, keknya itu aja yang bisa gue bahas di postingan kali ini. Thx udah mampir~ Gue ingetin sekali lagi ya, walaupun castnya rombak total, jangan langsung skeptis oke? Jangan langsung berkomentar ini lah, itu lah, versi adaptasinya bakal jelek lah, atau apalah. Karena gue tekenin lagi, produksi GDH tuh gak pernah mengecewakan. Jadi jangan lupa streaming lewat link official ya! Oiya jangan lupa juga sempetin waktu buat ngeklik iklan yang ada di postingan ini ya guys, biar gue tambah semangat nulisnya xixixi. (Read my other reviews: Here)

So, menurut kalian scene mana sih yang jadi favorit kalian? jawab di kolom komentar ya!





 Cr: mydramalist, Wikipedia, GDH official Facebook & Youtube, Hello Asian, Pun Pro, Fandom
All compiled and translated by : Alif's Blog
TAKE IT OUT WITH FULL CREDIT!!!

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar